Fakta Tentang ASI, Ternyata Ini yang Bikin Air Susu Ibu Keluar Lancar atau Terhambat

Wecome Lilibetminds di Website Kami!

Gaya hidup Lilibetminds merupakan kewajiban seorang ibu dalam menyusui anaknya. ASI atau air susu ibu dipercaya sebagai asupan terbaik bagi bayi baru lahir yang akan menunjang tumbuh kembangnya serta menjadikan anak sehat. Fakta Tentang ASI, Ternyata Ini yang Bikin Air Susu Ibu Keluar Lancar atau Terhambat

ASI mengandung nutrisi ideal yang memenuhi kebutuhan bayi. Komposisi nutrisi ASI juga dapat melindungi bayi dan ibu dari berbagai penyakit.

Bayi yang mendapat ASI memiliki risiko lebih rendah terkena asma, obesitas, diabetes tipe 1, dan sindrom kematian bayi mendadak (SIDS). Mari kita gulir seluruh artikel di bawah ini.

Bayi yang mendapat ASI juga kecil kemungkinannya terkena infeksi telinga dan sakit perut.

Rabu, 2023 Pada tanggal 20 Desember diluncurkan program gaya hidup sehat tvOne yang memberikan informasi seputar ASI yang perlu diketahui ibu menyusui.

1. Kandungannya lebih tinggi dibandingkan susu hewani

Menurut penelitian seorang profesor di Universitas Zurich, ASI manusia lebih kompleks dibandingkan susu mamalia lainnya.

ASI setidaknya memiliki 200 molekul dibandingkan susu sapi yang hanya memiliki 50 molekul.

Keduanya mengandung jumlah kalsium yang sama, namun ASI memiliki sekitar 10 kalori lebih banyak dibandingkan protein.

2. Mencegah masalah pencernaan pada bayi

ASI mengandung Lactobacillus bifidus yang dapat mengubah laktosa menjadi asam laktat dan asam asetat. Kandungan tersebut akan mengasamkan saluran pencernaan sehingga mencegah tumbuhnya mikroorganisme seperti bakteri E.coli yang sering menyebabkan diare, shigella, dan jamur.

Lactobacilli dapat dengan mudah tumbuh di usus bayi yang menerima ASI karena susu ini mengandung polisakarida terkait nitrogen yang penting untuk pertumbuhan Lactobacillus bifidus. Namun susu sapi tidak mengandung jumlah tersebut.

3. Hormon oksitosin Fakta Tentang ASI, Ternyata Ini yang Bikin Air Susu Ibu Keluar Lancar atau Terhambat

ASI tidak hanya baik untuk bayi, tapi juga untuk bayi dari ibu menyusui. Hormon oksitosin menyebabkan sel alveolar kelenjar susu berkontraksi sehingga menyebabkan keluarnya ASI.

Kerja hormon oksitosin berkaitan dengan keadaan psikologis ibu, seperti perasaan bahagia dan pikiran positif, yang akan mengoptimalkan kerja hormon tersebut.

Oleh karena itu, sikap ibu yang bahagia akan menghasilkan pengeluaran ASI yang lebih baik, sedangkan ibu yang stres akan mengakibatkan suplai ASI menjadi terganggu. 5 manfaat seks pagi hari bersama suami istri bisa meningkatkan mood Anda saat bekerja. Padahal, melakukan aktivitas di pagi hari ini memiliki beberapa manfaat. Lilibetminds 2024 29 Januari